Tesis PAI
Pola Asuh Keluarga TKW dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Anak ( Studi Kasus di Desa Dukuh Jeruk Kecamatan Karangampel Indramayu )
Tesis (magister). -- Program Studi PAI, Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati, 2012
Bibliografi :
NIM :14106310021
Pola Asuh Keluarga TKW dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Anak (Studi Kasus: Di Desa Dukuhjeruk Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu Pola asuh keluarga (orang tua) merupakan perangkat atau alat bagaimana cara keluarga mendidik, membimbing dan membesarkan anak-anaknya dengan perhatian dan kasih sayang sehingga anak-anaknya dapat tumbuh dan berinteraksi dengan orang tua serta lingkungannya sesuai dengan potensi dan pengalaman yang diterimanya dari pola asuh keluarga sehingga anak mempunyai kesempatan untuk berkembang dengan baik tanpa adanya gangguan baik fisik maupun psikis di kemudian hari. Setiap keluarga mempunyai pola asuh masing-masing dalam mendidik anak-anaknya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan orang tua, mata pencaharian, keadaan sosial ekonomi, adat istiadat, dan sebagainya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep. pendidikan keluarga dalam Islam, bagaimana pola asuh keluarga TKW di desa Dukuhjeruk dan bagaimana implikasi pola asuh keluarga TKW di desa Dukuhjeruk kecamatan Karangampel kabupaten Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pendidikan keluarga dalam Islam, mengkaji pola asuh keluarga TKW di desa Dukuhjeruk, menemukan implikasi pola asuh keluarga TKW di desa Dukuhjeruk kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu terhadap pendidikan agama anaknya. Dalam proses penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif yang menekankan pentingnya penyajian informasi yang obyektif dengan mengambil lokasi di Desa Dukuhjeruk Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, studi dokumentasi, dan wawancara yang mendalam. Dari hasil penelitian ditemukan kesimpulan bahwa: 1) Pola asuh yang diterapkan oleh keluarga TKW lebih cenderung permisif. Ada yang permisif indulgent (pengasuhan yang menuruti) dan ada yang permisif indeferrent (pengasuhan yang mengabaikan). 2) Pola asuh yang dilakukan keluarga TKW berimplikasi terhadap pendidikan agama anak-anak mereka, diantaranya mereka belum bisa memahami dan menjalankan ibadah dengan baik. Mereka belum bisa membaca Al-Qur'an, belum hafal bacaan solat, belum bisa membacakan do'a sehari-hari, dan mereka belum bisa menghargai dan menghormati orang lain.
201612125 | TS PAI-2012 125 YAY p | Perpustakaan Pascasarjana IAIN Cirebon (Lantai 2) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain