Tesis PAI
Konsep Pendidikan Perspektif Gender Menurut KH.Husein Muhammad
Tesis (Magister). -- Program Studi PA, Program Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati, 2013
Bibliografi :
NIM : 505830069
Anak yatim dan terlantar seharusnya mendapat dukungan khusus, dimuliakan
disisi Allah swt. Perhatian Allah swt begitu besar kepada mereka, sebagaimana tercermin dari
banyaknya ayat dalam Al-Qur’an yang membicarakan masalah anak yatim. Orang-orang
yang merawat dan mengasuh anak yatim mempunyai kewajiban terhadap mereka. Anak
yatim dan anak dhuafa sudah seharusnya mendapat hak pendidikan, demi masa depannya.
Dengan demikian, timbul permasalahan, Apa upaya-upaya yang dilakukan kyai dalam
meningkatan pengetahuan agama dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter anak
asuh serta bagaimana metode yang diterapkan serta bagaimana pengaruh hubungan antara
peningkatan pengetahuan agama dan pembentukan karakter anak asuh di Panti Asuhan
Yayasan Pondok Pesantren Ummul Qurro Kertasemaya Indramayu
Adapun tujuan penelitian, untuk menjelaskan metode pembelajaran yang telah
diimplementasikan serta untuk mengetahui pengaruh hubungan antara peningkatan
pengetahuan agama dan pembentukan karakter anak asuh di panti asuhan Yayasan Pondok
Pesantren Ummul Qurro Kertasemaya Indramayu .
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan karena data yang diambil
berasal dari objek penelitian baik secara langsung maupun tidak langsung. Sumber data
dalam penelitian ini ada dua macam yaitu data primer dan data sekunder. Dalam penelitian
ini penulis menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif, dengan
mendeskripsikan dan menganalisis upaya kyai, dewan guru dalam meningkatkan
pengetahuan agama dan pembentukan karakter anak asuh di Yayasan Pondok Pesantren
Ummul Qurro Kertasemaya Kabupaten Indramayu.
Upaya-upaya yang telah dilakukan kyai dalam peningkatan pengetahuan agama dan
pengaruhnya terhadap pembentukan karakter anak, rata-rata 50% yakni dengan pembiasaanpembiasaan baik dalam beribadah dan belajar, tingkah laku yang baik, hidup bersih,
kejujuran dan kedisiplinan dalam bersikap, hidup dalam kesabaran dan kesederhanaan,
mengajarkan tanggungjawab dan memupuk keikhlasan dalam segala perbuatan.
Metode-metode pembelajaran yang diimplementasikan, yakni 60% menerapkan
metode sorogan, watonan, halaqoh, muhafadzhah, keteladanan, pujian dan nasihat,
mudzakarah, munadharah dan mutharahah.
Pengaruh hubungan antara peningkatan pengetahuan agama dan pembentukan
karaktek, yakni 65% disebabkan pendidikan dianggap sebagai asas terkuat dalam
pembentukan manusia secara utuh.
Kendala-kendala dalam membangun karakter anak dilihat dari keseluruhannya kirakira 60% mengalami kendala diantaranya, masih kurangnya tenaga pendidik, yang
disebabkan masa pengabdian sebagai santri yang tidak menentu, dan terbatasnya dana
penunjang untuk mengembangkan potensi anak, serta kurangnya fasilitas, ruangan, dan
201613115 | TS PAI-2013 115 FIT k | Perpustakaan Pascasarjana IAIN Cirebon (Lantai 2) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan |
Tidak tersedia versi lain